Tuhan...

Share/Bookmark

Tuhan...

Dahulu aku di bawah lampu yang terang
Kemudian KAU hadirkan kegelapan

Dahulu aku belayar megah di lautan
Kemudian KAU hempaskan aku ke daratan

Dahulu aku tinggi berterbangan di awan
Kemudian KAU patahkan sayapku kiri dan kanan

Dahulu aku berdiri di puncak banjaran
Kemudian KAU campakkan aku jauh ke hutan




Tuhan...

Aku tertanya apakah gerangan
Adakah ini kifarah balasan
Ataukah ini tarbiah ujian

Aku menangis tanpa teman
Aku menggelupur kesakitan
Aku kian sirna dalam kegelapan




Tuhan...

Ketika aku kehilangan harapan
KAU hadirkan pagi bersama siang
Cahayanya asyik, hangat dan nyaman
Di langit terhias pelangi dan awan

Dan hutan KAU jadikan taman
Padanya bunga membiaskan haruman

Dan irama unggas berkicauan
Aku terpaku menatap keindahan

Ya Khaliq... Aku rebah tak mampu menahan
Betapa indah segala perancangan




 "Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia baik bagimu. Boleh jadi kamu menyayangi sesuatu padahal ia buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."
Surah al-Baqarah, ayat 216



Share/Bookmark

In the Classroom


Share/Bookmark

1

A group of kindergartners were trying to become accustomed to first grade. The biggest hurdle they faced was that the teacher insisted on no baby talk. "You need to use 'big people' words," she'd always remind them. She asked Wendy what she had done over the weekend. "I went to visit my Nana," Wendy said. "No, you went to visit your GRANDMOTHER. Use big people words!" the teacher instructed. She then asked Joey what he had done. "I took a ride on a choo-choo." He replied. "No, you took a ride on a TRAIN," the teacher corrected: "Use big people words." She then asked Eddie what he had done. "I read a book," he replied. "That's wonderful," the teacher said: "What book did you read?" Eddie thought about it, then puffed out his chest with great pride and said....

"Winnie the SHIT."



2

An English teacher at the local university spent a lot of time marking grammatical errors in her students' written work. She wasn't sure how much of an impact she was having until one overly busy day when she was sitting at her desk, rubbing her temples. A student asked: "What's the matter, Ms. Dalton?" "Tense," she replied, describing her emotional state. After a slight pause the student tried again: "What was the matter? What has been the matter? What might have been the matter...?"

Car Crash Prank

Share/Bookmark



Share/Bookmark

Puisi Kita...

Share/Bookmark

Ingin ku abadikan puisi kita
Dalam tinta yang takkan pudar
Pada layar yang takkan tercarik
Pada batu yang takkan terhakis
Dan pada angin yang takkan usai bertiup

Ingin ku lagukan puisi itu
Dalam irama yang takkan hilang
Dalam rentak yang tak berkesudahan
Menjadi siulan menggema alam

Ku hidupkan puisi kita
Menjadi sahabat tatkala berduka
Menjadi teman aku kesepian
Menjadi tembok semalam yang membusuk

Ku hayati puisi itu
Puisi kita, puisi engkau dan aku
Walau tanpa irama dan lagu
Bagiku tiada yang semerdu
Kerana puisi itu puisi kita
Puisi milik engkau dan aku





Share/Bookmark

Double Table Jump Fail

Share/Bookmark

Stupidity is Borderless!!



Share/Bookmark

Jom~ Kita Bersabar...

Share/Bookmark

Sebuah video yang aku buat semasa menghilangkan penat habis office hour, sambil tunggu Maghrib... sila nikmati... (video je aku buat, gambar-gambar, bunyi-bunyi, ayat-ayat semua orang lain punya)



Nak download versi SWF? Kat sini: http://www.mediafire.com/?a7e6wh7pm5kb5t3

Aku buat video ni untuk bagitau diri aku sendiri supaya banyak bersabar dengan tuduhan-tuduhan manusia.


Sabar... sabar... sabar...
Jom~ Kita Bersabar...

Share/Bookmark

Rasa Sejuta Rasa



Hari ini hati ku diketuk suatu rasa
rasa yang mencakupi sejuta rasa.
Terkadang ngilu seperti ditusuk belati
terkadang pula aku tersenyum sendiri.

Tiap kali adanya dia
merah pipi ku menahan malu
Walau diri ku tampak bersahaja
namun hati ku berlari laju..

Tuhan, hati ku telah dicuri!

Share/Bookmark

Andai~

Share/Bookmark

Andai...
Hari ini kelabu
Mungkin...
Esok langitku kan biru

Andai...
Semalam ruangku gelita
Mungkin...
Esok kan hadir cahaya

Andai...
Kugagahkan kaki mendaki
Mungkin...
Ku kan tiba di puncak tertinggi

Andai...
Ku berenang tegar ke seberang
Mungkin...
Ku bisa melirik mentari siang

Andai...
Aku memadam racun dan raksa
Mungkin...
Sembuhlah luka damailah rasa



Penghargaan kepada Atin Jieha yang mengilhamkan tajuk untuk puisi lima minit ini (dah ada tajuk baru mula menulis isi)

Share/Bookmark

Find us on Google+