Rasa
Kaca berkilau
Kaca berderai
Tidak kan mungkin kaca jadi permata
Gamat bersinar
Galak berkicau
Lantaran api membakar lagi
Sunyi kalam
dan kudung suara
Bongkah marah menggunung sasa
Benteng batu
Tembok semalu
Hanyir membusuk di balik pintu
Lontar ke utara
Berlari ke selatan
Akhirnya lahad bertemu kafan
Junjungan mahkota
Akar membara
Dan segala nan berputar di antara
Rehat seketika
Rehatlah selamanya
Kan berputih mata dek angkara
Simpul terurai
Ikat terlerai
Terbuang, tercampak berkecai
Posted by Posted by Ariff Abdullah , on at 22:14 • Labels: L, poet, sajak

0 comments:
Post a Comment