Pantun Putus Kasih

Share/Bookmark

Teruna berdurja berhati walang,
Tidak bertemu dara idaman;
Sayang padanya bukan kepalang,
Namun diri ku bukan pilihan.

Banyak orang menanam padi,
Namun padi masak tak jadi;
Usah diharap pada yang tak sudi,
Kelak nanti meracun diri.

Sabar itu sifat terpuji,
Haruslah dipupuk di dalam hati;
Pujuk lah hati, bawa mengaji,
Itulah sebaik penawar hati.

Pergi ke sungai menangkap ikan,
Mudik di sungai dengan sampan;
Jodoh pertemuan telah ditetapkan,
Tinggal kita tak putus harapan.



p/s: putus kasih bukan pengakhiran pada segalanya. benar, ia sakit. namun itulah hidup, ada manis, ada perit. hiasi diri dengan keelokan akhlak, baiki hubungan dengan Sang Pencipta cinta, nescaya akan dipertemukanNya dengan yang terbaik buat kita, insyaAllah.
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untuk mu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antara mu rasa kasih dan sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.” [Surah Ar-Rum, ayat 21]

Share/Bookmark


Related Posts by Categories



0 comments:

Post a Comment

Find us on Google+